2 jam (jalan jalan) di Kota Cirebon

IMG_20160221_082807
me and mas Yudi with his Son (denis) btw thanks a lot ya udah diajak muter muter cirebon walau cuma 2 jam, tapi udah berasa keliling seluruh kota cireon

Minasan, Konichiwa, Kota Cirebon, Sabtu 20 feb s.d ahad 21 feb 2016

Hari Sabtu mobil kakak ipar berangkat dari magelang  Jam 4 sore menuju ke Kota Cirebon, lama perjalanan kira kira 9 jam, tujuan utama ke kota Cirebon adalah menjenguk sodara yang sakit karena kecelakaan dan tujuan sampingan adalah mengucapkan bela sungkawa kepada teman waktu kuliah di Jogja, yang baru 10 hari yang lalu tepatnya 12 februari 2016 yang kehilangan calon anak keduanya dikarenakan meninggal di dalam kandungan

jam 12 malam sampailah kami di Kota Cirebon, disambutlah kami dengan angin yang begitu kencang, maklum karena Kota Cirebon terletak di pinggir laut

pagi pagi terbangun tiba tiba tangan dan kaki sudah bentol-bentol bekas gigitan nyamuk, beginilah keadaan kota cirebon yang padat rumah penduduk dan dikelilingi pabrik-pabrik, semalam padahal sudah pakai obat anti nyamuk dan seluruh badan sudah diolesi autan, tapi tetep saja bekas gigitan nyamuk banyak banget, soo bagi yang jalan jalan keluar kota, jangan lupa bawa perbekalan lebih ya, biar nggak gatal gatal

minggu pagi sampailah kami di RSUD Gunung Jati, untuk menjenguk Sodara yang sedang dirawat di ICU, kondisinya masih kritis, masuklah kami satu persatu untuk mendoakan, karena nggak boleh rame rame kalo di Ruang ICU.

Seusai menjenguk di RSUD Kota Cirebon, aku janjian dengan teman semasa kuliah yang udah menetap di Kota Cirebon dari tahun 2009, sebagai pendatang temenku sudah sangat hapal seluk beluk kota cirebon, soo here we go, cerita perjalanan selama 2 jam jalan jalan di Kota Cirebon

Pengalaman Wisata 2 Jam keliling Cirebon

  1. Mencicipi Masakan Khas Cirebon yaitu NASI JAMBLANG
  2. MAsjid Agung Kota Cirebon
  3. Pelabuhan Kota Cirebon
  4. Mengunjungi rumah mas Yudi
  5. Membeli Oleh-oleh Krupuk Mlarat Cirebon (yang digoreng pakai pasir)
  6. SUNYARAGI (nah kalo ini cuma melihat dari balik pagar, nggak sempat masuk,karena waktu mepet, harus segera balik ke Magelang)

Berikut Foto-foto yang berhasil diabadikan

  1. Nasi Jamblang Ibu Nur
IMG_20160221_075401
yang khas dari nasi jamblang ini adalah piring dialasi pakai daun jati, sehingga bau daun jati ini membuat nasi menjadi semakin nikmat, aku memilih lauk sotong dengan kuah berwarna hitam pekat dan telur ceplok pedes dan sedikit taburan remah remah ayam goreng, rasanya mak nyus banget, cobain ya kalo main ke cirebon
IMG_20160221_081255
inilah warung nasi jamblang iBu Nur, katanya temenku Mas Yudi, Warungnya terkenal banget, walau terletak di dalam gang gang sempit, tetap diburu para pembeli

2. MAsjid Agung Kota Cirebon

IMG_20160221_083228
untuk naik ke menara masjid kita harus bayar @3.000 (tiga ribu) per orang

IMG_20160221_083757

IMG_20160221_082540

IMG-20160221-WA0025

 

 

3. Pelabuhan Kota Cirebon

IMG-20160221-WA0022
(untuk masuk ke pelabuan kita hanya perlu membayar parkir sebesar 10 ribu rupiah saja)

IMG-20160221-WA0023

4. Mampir di rumah mas Yudi yang mungil dan nyaman,

IMG-20160221-WA0014
home of mr yudi
IMG_20160221_094153
ternyata didalam rumah mas yudi terdapat kejutan yang nggak disangka-sangka didalam garasi masih tersimpan sebuah motor jaman waktu kuliah 15 tahun yang lalu

5. beli oleh oleh krupuk mlarat, yang bebas kolesterol karena tidak digoreng pakai minyak

krupuk1
sumber : google (kemarin nggak sempat motret, karena di pasar pinggir jalan, bahaya kalo sambi poto poto)

6.SUNYARAGI

kemarin nggak sempat masuk dan liat langsung, gua gua yang terletak di sunyaragi, jadi cuma liat dari dalam mobil saja, tapi beginilah gambaran sunyaragi, berharap lain kali bisa berkunjung lagi ke cirebon

Gua Sunyaragi merupakan salah satu benda cagar budaya yang berada di Kota Cirebon dengan luas sekitar 15 hektare. Objek cagar budaya ini berada di sisi jalan by pass Brigjen Dharsono, Cirebon. Konstruksi dan komposisi bangunan situs ini merupakan sebuah taman air. Karena itu Gua Sunyaragi disebut taman air gua Sunyaragi. Pada zaman dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi oleh danau yaitu Danau Jati. Lokasi dimana dulu terdapat Danau Jati saat ini sudah mengering dan dilalui jalan by pass Brigjen Dharsono, sungai Situngkul, lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas, Sunyaragi milik PLN, persawahan dan menjadi pemukiman penduduk. Selain itu di gua tersebut banyak terdapat air terjun buatan sebagai penghias, dan hiasan taman seperti Gajah, patung wanita Perawan Sunti, dan Patung Garuda. Gua Sunyaragi merupakan salah satu bagian dari keraton Pakungwati sekarang bernama keraton Kasepuhan.
Katanya temenku ada cerita mistis juga, tapi kalo aku ya cukup tau saja
Tamansari Sunyaragi adalah taman tempat para pembesar keraton dan prajurit keraton bertapa untuk meningkatkan ilmu kanuragan. Bagian-bagiannya terdiri dari 12 antara lain (lihat denah): Bangsal jinem sebagai tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih. Gua pengawal sebagai tempat berkumpul par apengawal sultan. Kompleks Mande Kemasan (sebagian hancur). Gua pandekemasang sebagai tempat membuat senjata tajam. Gua simanyang sebagai tempat pos penjagaan. Gua langse sebagai tempat bersantai. Gua peteng sebagai tempat nyepi untuk kekebalan tubuh. Gua arga jumud sebagai tempat orang penting keraton. Gua padang ati sebagai tempat bersemedi. Gua kelanggengan sebagai tempat bersemedi agar langgeng jabatan. Gua lawa sebagai tempat khusus kelelawar. Gua pawon sebagai dapur penyimpanan makanan.
lebih lengkapnya baca baca link di bawah ini
Iklan

Air Terjun Grenjengan Kembar

Grenjengan kembar lorong hijau
lorong hijau menuju air terjun

Magelang, 5 Februari 2016

Untuk menuju air terjun Grenjengan Kembar di daerah Pakis Kab. Magelang, kita dapat melewati lorong hijau yang cantik dan tentu saja udara segar

IMG-20160205-WA0095
lorong hijau with Mr.Indar
IMG-20160205-WA0125
ibu ibu dari kadipaten magelang (mb yayuk, mb ika, mb fera, mb erlin, bu siti, mb dwi)

sekitar 10 menit perjalanan dari tempat parkir, sampailah di air terjun grenjengan kembar, kenapa disebut grenjengan kembar, mungkin karena ada dua grojogan kecil yang mirip (padahal aslinya nggak sama) nih coba liat

IMG-20160205-WA0116
grenjengan kembar
IMG-20160205-WA0117
tampak lebih dekat, grenjengan kembar (tampak juga bu siti lagi bergaya)

Grenjengan Kembar terletak di Dusun Citran, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Magelang, Jawa Tengah. Tak terlalu sulit mencari info maupun jalan tempat ini, karena terletak di jalur dua tempat wisata terkenal, yaitu jalur Ketep Pass dan Kopeng Salatiga. Anda hanya perlu mencari plang “SMP Negeri 4 Satu Atap Pakis, sebagai jalan masuk ke curug ini. Atau ada alternatif lain, melewati perkampungan warga yang tentunya akan ditemui keramahan warga Pakis jika Anda kesulitan menjumpai lokasi curug. Tapi, kalo lewat perkampungan, jalannya kecil, mobil sulit untuk lewat dan ada beberapa meter jalan yang rusak sehingga mirip sungai yang mengering (kali asat)

IMG-20160205-WA0114
jembatan bambu menuju curug (tempatnya masih gelap jadi agak serem)
untuk menuju curug kita harus menelusuri jalan setapak dari tanah yang sudah di cor yang telah dibuat aksesnya oleh warga setempat. kira kira 300 meter Untuk menuju Grenjengan kembar, tak ada jalan curam dengan tangga naik turun ekstrim. Yang ada hanyalah jalan landai yang cukup memudahkan kita.
usai sudah perjalanan mengunjungi curug, karena nggak bawa baju ganti dan waktu itu adalah hari jumat sehingga kami kami tidak main basah basahan, acara pun dilanjut pesta durian yang tentu saja terimakasih buat pak M, yang telah memborongkan durian untuk kita serombongan dari kadipaten magelang
IMG-20160205-WA0108
yuk mari kita kunjungi tempat tempat wisata disekitar kita, dan kita promosikan agar membantu masyarakat sekitar, jangan lupa cicipi durian di daerah mantenan candimulyo, kab. magelang, dijamin enak dan nggak mahal, sekitar 25 rb s.d 100rb
IMG-20160205-WA0131
walau hujan melanda, aku tetep tidak lupa membawa oleh oleh durian untuk orang di rumah
oke semua, selamat jalan jalan ya

 

Universal Studio

Traveling bukan sekadar jalan-jalan, melainkan mendapat pengalaman baru, singgah di suatu tempat, kemudian pergi dengan berbagai interaksi sosial di dalamnya (hlm. 248 “The Travel Crates”, Rudy Kurniawan (2015), Grasindo)

Pulau Sentosa, 15 Januari 2014

2 tahun yang lalu, sampailah kami di Pulau Sentosa, pulau yang didalam penuh dengan tempat wisata, suatu kawasan yang dibangun secara terpadu untuk menghabiskan waktu menikmati liburan, berikut tempat tempat yang kami kunjungi selama sehari di pulau sentosa :

  1. untuk menuju Sentosa bisa naik Monorail atau naik cable car (kereta gantung)
  2. Lake Of Dream
  3. Universal Studio (cuma poto didepannya doang, alasannya klasik, tiket mahal)
  4. ikon Sentosa Island
  5. Naik Skyline Luge (semboyannya “once is never enough)
  6. Siloso Beach (pantai pasir putih)
  7. Song Of The Sea (pertunjukan lampu dan kembang api)

Sumber foto : upload.wikimedia.org/wikipedia/id/1/13/Peta_Sentosa.jpg

Baiklah inilah kronologi waktu kami ke Pulau Sentosa

1. Sentosa Expres

Kami sebenarnya pengen naik cable car untuk menyeberang ke Sentosa, tapi sangat disayangkan, waktu itu cable car sedang di renovasi jadi gagal deh naik cable car, dengan sangat kecewa kami terpaksa naik MRT ke Stasiun HarbourFront dan pergi ke VivoCity (Level 3) dan naik Sentosa Express. harga tiket sekitar SGD 10 (Rp. 100.000) sudah termasuk tiket masuk ke Pulau Sentosa

BenQ Corporation
koleksi foto pribadi : stasiun sentosa expres

(Foto : search engine)

2. lake of dream

tempat ini semacam area terbuka untuk duduk duduk, dengan luas yang cukup lebar dan lapang, yang pasti banyak tempat duduk dan pohon pohon yang rindang, sehingga kita bisa berteduh dari panasnya cuaca singapura sambil makan dan minum secukupnya, karena area yang akan kita kunjungi banyak banget, harus bawa bekal makan dan minum yang cukup dan jangan lupa bawa counterpain bila tak ingin kaki kita bengkak karena capek berjalan

BenQ Corporation
(Koleksi foto pribadi) lake of dream

(tampak mas Edy -membaca peta dan mbak Anasilvi sedang mengirup udara dan menenggak minuman, untuk bekal berjalan mengelilingi pulau sentosa yang luasnya seantero)

3. Universal Studio

kenapa sih tiket masuknya mahal mahal banget, SGD 60 (Rp. 600.000) tuhhh mahal banget kan tiket masuk ke universal studio, bisa buat yang lain kan, maklum turis dengan uang saku mepet, akhirnya cuma memandangi indahnya tempat syuting film film Hollywood, katanya sih ada panorama Mesir Kuno, Transformer, dll, akirnya kita cukup puas dengan berpose di depan pintu masuk Universal Studio, maybe next time, kalo ada uang lagi bisa kesini dan masuk ke dalamnya

BenQ Corporation
gate masuk (koleksi foto pribadi)
BenQ Corporation
salah satu menara di depan Universal Studio

BenQ Corporation

mas Edy

BenQ Corporation
mbak Anasilvi

4. Ikon Sentosa Island

ikon ini bentuknya tulisan besar #SENTOSA, sebelum nyampe sini,, kita bergerak dari Universal studio melewati berbagai wahana menarik, tapi kita tidak berani memasukinya, takut kocek kita yg terbatas habis di hari kedua,

BenQ Corporation

berikut adalah beberapa tempat yang hanya kami lewat di depannya, ingat only numpang lewat…..hiks hiks….

BenQ Corporation
lake of dreams

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation
ini anaknya marmaid lion (merlion) yang masih imut banget

5. Naik Skyline Luge (semboyannya “once is never enough)

seru dan bikin ketagian naik permainan yang satu ini, sangat menantang, ni check aja poto poto nya, untuk naik Skyline ada berbagai pilihan, aku sampai nggak inget betul detailnya, pokoknya kalo naik satu kali harga segini, kalo naik dua kali segitu, nanti jadinya lebih murah kalo naik berkali kali

 

BenQ Corporation
lokasi tempat beli tiket
BenQ Corporation
skyline and luge
BenQ Corporation
tampak bawah sedang meluncur menggunakan “Luge” sejenis sepeda luncur
BenQ Corporation
Setelah kita meluncur, lalu kita naik lagi sebuah kursi terbang (Skyline)
BenQ Corporation
pemandangan dari atas Skyline
BenQ Corporation
dipaksakan senyum, walau rasanya ngeri banget
BenQ Corporation
senyum ketakutan, ketinggian nya bisa mencapai 50 meter
BenQ Corporation
pemandangan bawah skyline (start skyline)
BenQ Corporation
finish skyline
BenQ Corporation
tempat helm
BenQ Corporation
tempat melihat poto kita yang diepret otomatis pakai alat mereka, tapi mau menebus potonya pikir 2 kali lipat,, harganya selangit, satunya bisa SGD 5 s.d 10 (mahal banget kan) tiketnya aja udah SGD 29 (sekitar 300 ribu) utuk sekali naik skyline dan sekali meluncur
BenQ Corporation
bye bye skyine
BenQ Corporation
semoga bisa kesini lagi “Once is never enough”

6.Pantai Siloso

Pantai pasir putih di pinggiran pulau sentosa, berisi

  1. beberapa taman bawah laut (kita nggak sempat masuk, karena nggak tau tempatnya sebela mana
  2. Pantai: kegiatan yang banyak dilakukan disini seperti berjemur serta bermain bersama teman di pantai
  3. Ada flying fox yang jalurnya panjang banget, sampai sampai tempat seluncurnya nggak keliatan dari pinggir pantai, ketutup pohon pohon kelapa
  4. bisa juga main ombak buatan
BenQ Corporation
papan informasi siloso
BenQ Corporation
siloso with mas edy

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation

pantai pasir putih

BenQ Corporation

BenQ Corporation

BenQ Corporation
Menonton tempat surving buatan
BenQ Corporation
keren ya ombak buatannya

7. Song Of The Sea (pertunjukan lampu dan kembang api)

BenQ Corporation
dengan tiket SGD 18 (kalikan aja Rp. 9.500) kita bisa masuk sekitar pukul 18.00 lokal time, sebelum pertunjukan mulai, kita bisa foto foto dulu dan jajan es krim Wall (yang harganya 3 kali lipat dengan es krim di Indo)
BenQ Corporation
sebelum mulai, bangku bangku masih kosong
BenQ Corporation
koleksi poto pribadi
BenQ Corporation
tampak pelajar pelajar Indonesia juga sedang liburan ke Singapore
BenQ Corporation
hari semakin gelap, tanda tanda pertunjukan segera dimulai

s5

s

s4

s1

s2

s3

oke begitulah gambaran ketika kami mengelilingi pulau sentosa

 

Selamat menyusul ya

bye bye

#PantaiDepok

IMG_0266

Jogja, 16 Januari 2016

Untuk kesekian kalinya liburan lagi ke pantai depok Bantul Yogyakarta, tidak bosan bosan karena bagi orang yang tinggal jauh dari pantai, bermain air di laut sangat menyenangkan apalagi mendengarkan deburan ombak bisa merefresh pikiran kita

depok depan bis 160116

siap siap otewe 100%

 

IMG_0324

 

IMG_0018
pantai depok kami datang
IMG_0026
ibu ibu tendik menikmati teh panas, pengobat penat
IMG_0016
fotografer sewaan, pak darsono dan pak ketua rombongan Bus A
IMG_0014
mbak dwi dan mbak ika langsung belanja oleh oleh buat yang di rumah
IMG_0020
mumpung ada perahu, senderan dulu dah

 

depok2
artis ibu kota ………………(kota mungkid)

 

IMG_0023
berteduh di bawah pohon (panis banget)

 

IMG_0039
welcome drink
IMG_0015
beli rujak biar seger
IMG_0021
keluarga kecil bahagia ( pissssss pak darsono)
IMG_0197
bernyanyi bersama pak Kepala Dinas
IMG_0075
pak kabid tendik dan bu Kuntjorowati berduet
IMG_0118
berjoget bersama
IMG_0127
bapak ibu pengawas berdendang
IMG_0284
rame rame

IMG_0158

IMG_0031

IMG_0063

IMG_0151

IMG_0160

IMG_0152

IMG_0201
capek bernyanyi dan berjoget lanjut makan siang
IMG_0204
pak Sugeng (Sugeng Dhahar)

IMG_0205

IMG_0211
yang merah siapa namanya
IMG_0212
mas Eko ojo akeh akeh mas

IMG_0208

IMG_0213

IMG_0209

IMG_0221

 

IMG_0219

IMG_0215

IMG_0086

 

IMG_0223
kok lauk doang bu Nanik, nasinya nambah dong
IMG_0226
hayo pak huda, habiskan semua kalo bisa
IMG_0217
monggo di dhahar pak

IMG_0133

Setelah acara menyanyi dan makan makan selesai, akhirnya Pak wal tertidurr pulas

IMG_0252
nikmatnya

IMG_0134

IMG_0260

IMG_0135

IMG_0078

IMG_0210
mas jono merem melek, semilir kena angin laut

IMG_0230

Setelah agak sore, saanya bermain main di pinggir pantai, bermain bersama ombak

IMG_0138

IMG_0271

IMG_0258

IMG_0290

IMG_0265

 

IMG_0097

IMG_0100

IMG_0176

IMG_0143

IMG_0140

IMG_0146

IMG_0145

 

IMG_0095

IMG_0274

Setelah  puas, akhirnya kita siap siap meninggalkan pantai depok

IMG_0305

 

IMG_0300

 

 

IMG_0303

IMG_0308

IMG_0306

IMG_0299

IMG_0316

IMG_0309

IMG_0312

IMG_0322

Perjalanan kami akhiri dengan mampir di Kerajinan kulit manding

IMG_0333

IMG_0330

IMG_0331

IMG_0336

depok 160116

sampai jumpa lagi pantai depok Bantul Yogyakarta

#Jogjabay

“Keberhasilan ditentukan oleh 99 % perbuatan dan hanya 1 % pemikiran” (Albert Enstein)

“Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh” (Confusius)

 

Apa kabar semua
Jogja, 08 Januari 2016
Mengawali tahun twenty sixteen jalan jalanlah kita sambil berenang yang katanya wahana permainan air terbesar se XXX, dan hari jumat kemarin sampailah kami di kolam renang dengan segala permainan nya yang menantang
IMG_20160108_091252
soto pak musthofa (@13.000 per porsi)
sebelum berenang kita mampir sarapan dulu di warung soto daerah terminal jombor, setelah perut terisi kami meluncur ke Jogja Bay di daerah Maguwo Sleman Yogyakarta, setelah 15 menit sampailah kita di lokasi.
Taman wisata waterpark Jogja Bay seluas 7,7 hektar ini lokasinya persis ada di sebelah utara Stadion Maguwoharjo. Jadi sangat mudah menemukan lokasi dari Jogja Bay. Selain itu, untuk memanjakan para pengunjungnya, pihak pengelola setidaknya sudah menyiapkan 19 wahana air yang siap menghibur siapa saja dengan berbagai pengalaman bermain air yang seru.
Suasananya terasa panas karena tergolong tempat wisata baru, parkiran dan disekitar kolam renang pohon pohonnya masih pendek pendek, membuat suasana tambah hot, tapi kalo sudah nyebur ke kolam arus, wus wus badan terasa seger banget, sambil naik Ban, kita bisa mengikuti arus yg mengalir deras keliling kolam, setelah puas kita bisa pindah ke SOUTH BEACH atau pantai selatan buatan yang setiap berapa menit sekali akan ada ombak besar tsunami buatan
bay6
bagian depan Jogja Bay
bay7
tampak dari atas (sumber Google search)

IMG_20160108_102504

 

Sampai di parkiran kita sudah disambut suttle jemputan, kereta berbentuk kapal

disediakan pula halte yang cukup besar, agar kita tidak kepanasan selama menunggu jemputan

bay2

IMG_20160108_104957

IMG_20160108_113927

IMG_20160108_105956
didalam nggak boleh bawa makanan dari luar, jadiiiiii siap siap merogoh kocek lebih dalam, atau kalo mau gratis minum air kolam aja, tapi awasss bau kaporit
IMG_20160108_114247
pintu keluar (exit)

 

 

 

 

#malioboro

Pulang ke kotamu, Ada setangkup haru dalam rindu, Masih seperti dulu, Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna, Terhanyut aku akan nostalgi, Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama, Suasana Jogja 
Itulah sepenggal lirik lagu Kla project, yang menggambarkan suasana kota jogja yang selalu bikin rindu akan suasananya, terutama jalan malioboro, yang merupakan jantung utama kota gudeg ini
apa kabar semuanya
Jogja, Sabtu 26 Desember 2015

Liburan akhir tahun 2015 kali ini saya ini habiskan dengan jalan jalan di dalam kota saja, kami sekeluarga memutuskan untuk naik andong/kereta kuda saja, karena memang belum pernah dan kalo jalan kaki pasti capek banget, jalan malioboro kan panjang banget

 

andong1

naik andong menyusuri jalan malioboro

 

Rute kami naik andong adalah
Start di depan pasar Bringharjo – Titik Nol-Perempatan BNI Bank Indonesia – Alun-Alun Utara – Masjid Agung-Keraton Yogyakarta – Toko Kaos Dagadu-Bakpia 25 – Balik lagi ke pasar Beringharjo
andong3
ditemani teman kampus dan teman kost jaman kuliah di UNY 2001 (mas endi yang sekarang bekerja di kota apel malang)
Dengan 100ribu (kalo nggak musim liburan-bisa lebih murah lagi) kita sudah puas keliling jalan Malioboro, bisa melihat keramaian malioboro sekalian bisa mampir beli kaos Dagadu dan Ngicip ngicip Bakpia dari dapurnya-jangan lupa beli bakpia ya, yang rasa keju rasanya yummy banget-cukup dengan 40ribu aja

dagadu4

mampir beli kaos dagadu

naik andong kami akhiri dengan membeli oleh oleh berupa bakpia, setelah agak siang, kami memutuskan beristirahat di dalam museum benteng Vredeburg sambil melihat lihat DIORAMA Sejarah, hanya dengan tiket Rp. 2000,- murah bingit kan, kita bisa beristirahat didalam benteng peninggalan Penjajah

vredeburg4

cukup dengan 2ribu rupiah kita bisa masuk ke benteng vredeburg

 

vredeburg.jpg1
bagian halaman benteng vredeburg
vredeburg
lorong masuk diorama 3
vredeburg11
di dalam benteng ada miniatur Tugu Jogja, nggak perlu repot poto di tugu yang asli, bahaya banget, karena dipinggir jalan
vre3
poto didalam museum vredeburg (itu adalah poto Fatmawati penjahit bendera sang saka merah putih)
vre2
salah satu mesin cetak jaman dahulu
vredeburg3
suasana di dalam diorama 2 museum  benteng vredeburg

dagadu3

helooo semua, jangan lupa kalo ke jogja naik andong ya, keliling jalan malioboro yang happening banget

#Sunrise Borobudur

Tempat tempat yang bisa dikunjungi di Kawasan Borobudur

  1. Candi Borobudur
  2. Punthuk Setumbu
  3. Gereja Ayam
  4. Purwosari Hill
  5. Gupakan Kendil
  6. Puntuk Sukmojoyo
  7. dll

Kawasan Borobudur saat ini sedang banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang menyaksikan pergantian tahun 2015 ke 2016 menurut berita KOMPAS.com – Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah bertabur ribuan lampion cantik pada malam pergantian tahun baru 2015 ke 2016. Pengelola PT Taman Wisata Candi Borobudur dan masyarakat sekitarnya telah menyiapkan 2.016 buah lampion yang diterbangkan tepat pada jarum jam menunjukkan pukul 00.00, 1 Januari 2016. Direktur Pemasaran dan Kerja Sama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Sahala Parlindungan Siahaan, menjelaskan bahwa dari 2.016 buah lampion, 1.600 buah di antaranya diterbangkan di Taman Lumbhini komplek Taman Wisata Candi Borobudur.”Sedangkan sisanya diterbangkan oleh masyarakat yang tinggal di 20 Desa di sekitar cagar budaya dunia itu,” ujar Ricky.
KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL Detik-detik pergantian tahun dari 2015 ke 2016 di komplek Candi Borobudur yang dimeriahkan dengan pelepasan 2016 lampion ke udara dalam event Borobudur Nite 2015. Ricky menjelaskan, penerbangan lampion merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan karena telah melewati tahun 2015 yang penuh tantangan dan berkah. Lampion juga menjadi simbol pengharapan agar 2016 mendatang juga dapat dijalani dengan penuh dengan keberkahan.
Di sisi lain, penerbangan lampion di Candi Borobudur menjadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan, khususnya wisatawan domestik. Dalam acara bertajuk “Borobudur Nite 2015, Music, Latern & Pray” itu juga dilakukan doa bersama lintas agama yang juga dimeriahkan dengan beragam kesenian tradisional maupun kontemporer.
Kepala Departemen Pemasaran PT TWC, Prambanan dan Ratu Boko, Emilia Eny Utari menjelaskan bahwa dari penjualan tiket masuk banyak yang memesan dari Jakarta, Lampung, Sumatera dan Jawa Tengah, serta beberapa turis asing.

KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL Wisatawan bersiap melepas lampion saat malam pergantian tahun dari 2015 ke 2016 pada event Borobudur Nite 2015 di Candi Borobudur. Sebanyak 2016 lampion diterbangkan ke langit Magelang.

itulah kemeriahan malam pergantian tahun 2015 ke 2016 di kawasan Borobudur
Selain melihat lampion pada malam malam tertentu (Pada Perganian Tahun dan Waisak), yang saat ini manarik wisatawan adalah melihat #SUNRISE dari Bukit bukit yang dikelola warga setempat, saat ini ada Puluhan tempat yang dibangun swadaya dari masyarakat, dengan membangun bale bale dengan tiket masuk seikhlasnya
Baiklah ini beberapa tempat yang sangat indah untuk melihat Sunrise di Borobudur
1. Sunrise dari atas Candi Borobudur
(untuk melihat sunrise diatas candi kita harus siap siap merogoh kocek yang agak dalam, tiket dapat diperoleh di hotel manohara seharga 200ribu s.d 300ribu
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Merapi dengan latar depan patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/4/2011). Wisatawan yang ingin melihat pemadangan matahari terbit harus ada di candi pukul 04.30. Wisatawan lokal dikenakan biaya Rp 220.000, wisatawan asing lebih mahal lagi.
Bos Fb Mark Zuckerberg pun pernah berkunjung ke Candi Borobudur melihat sunrise (sumber : Google search)
zuck-borobudur1
zuckerberg3
2. Puntuk Setumbu
DSCN0317.JPG

Puluhan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, menyaksikan matahari terbit dari Bukit “Punthuk Setumbu” sekitar 3 kilometer barat Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Matahari terbit yang terlihat dari tempat dengan ketinggian sekitar 1.300 meter dari permukaan air laut dengan pemandangan alam kawasan Candi Borobudur yang dikelilingi kabut itu terjadi mulai sekitar pukul 05.25 WIB.

Siluet karena matahari yang mulai terbit itu disaksikan mereka dari “Punthuk Setumbu” selama sekitar 30 menit. Posisi matahari terbit pada hari itu, di kanan atau selatan Candi Borobudur.

Bukit “Punthuk Setumbu” di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, sejak beberapa tahun terakhir dikembangkan oleh masyarakat kawasan Candi Borobudur sebagai lokasi pariwisata.

Dari lokasi parkir kendaraan wisata hingga puncak Bukit “Punthuk Setumbu” sejauh sekitar 425 meter. Setiap wisatawan dikenai tarif menuju tempat itu Rp15 ribu. Pihak pengelola kepariwisataan setempat memberikan layanan minuman kopi dan teh hangat kepada pengunjung.

DSCN0293.JPG

 

(suasana setelah sunrise, di bukit puntuk setumbu)

setumbu1

setumbu4

 

Setelah selesai memotret sunrise di Bukit Punthuk Setumbu, kami  kemudian menyusuri jalan setapak ke arah Menoreh. Puncak menara “Gereja Ayam” yang terlihat dari Punthuk Setumbu menjadi patokan.

Perjalanan sekitar 20 menit di antara pepohonan yang rindang dengan variasi trekking menurun dan mendaki menjadikan perjalanan pagi itu terasa menyehatkan. Bangunan “Gereja Ayam” berdiri di area yang sangat strategis di salah satu punggung Bukit Menoreh.
3. Gereja Ayam

IMG_20151218_081912.jpg

(koleksi Foto Pribadi_Bersama adik ipar)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Rasa penasaran terhadap sebuah bangunan misterius di Desa Gombong, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, membawa sejumlah wisatawan menyusuri jalan setapak ke Bukit Menoreh.

KompasTravel termasuk yang ingin menuntaskan rasa penasaran sejak bangunan yang tak selesai itu ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan dipublikasikan di sebuah media internasional terkemuka.

Orang-orang menyebut bangunan itu dengan sebutan “Gereja Ayam” karena desain bangunannya mirip seekor ayam lengkap dengan ekor dan kepalanya. Padahal, menurut cerita pembuatnya, bangunan itu justru meniru bentuk seekor burung merpati.

Jika dilihat dari udara, bangunan itu menyerupai burung raksasa yang sedang berada di tengah hutan. Di sekitarnya masih terdapat pepohonan yang rindang dan belukar yang cukup banyak sehingga membuat udara pagi itu terasa sejuk.

Saat tiba di “Gereja Ayam”, puluhan wisatawan telah lebih dulu tiba. Semuanya ingin menuntaskan rasa penasaran mereka.

“Ini sebenarnya merupakan rumah doa bagi siapa saja,” ujar Yono (60), yang bertugas menjaga pintu masuk ke dalam bangunan, pagi itu.

IMG_20151218_074958

(nampak di belakang gereja ayam adalah “Punthuk Purwosari”)

IMG_20151218_075004

(sebelah kiri adalah punthuk setumu)

IMG_20151218_074827

 

IMG_20151218_081138

IMG_20151218_081723

IMG_20151218_081046IMG_20151218_080505
(jangan takut kehausan atau kelaparan karena ada yang jualan didalam gedung)
IMG_20151218_080110
(berfoto di bagian paruh burung)
IMG_20151218_075533
4. Purwosari Hill
     terletak dibelakang gereja ayam, agak naik sedikit
purwosari hill2
purwosari hill1
(jalannya menanjak dan cukup terjal, cocok untuk olahraga pagi hari)
purwosari hill
5. Gupakan Kendil
     (sumber : FB mas Yoga Kurnianto)

Yoga Kurnianto menambahkan 19 foto baru ke album Gupakan Kendil Terletak di Desa Wisata Giritengah Borobudur, tempat menarik ini relative masih baru karena baru dikelola sekitar bulan Juli (pertengahan puasa) tahun 2015. Awalnya tanah milik penduduk sekitar ini oleh salah satu warganya yaitu Bapak Tijab diusulkan menjadi salah satu spot untuk menikmati sunrise seperti bukit sekitarnya , antara lain Puncak Sukmojoyo, Pos Mati juga Punthuk Mongkrong. Bersama dengan warga pemilik tanah sekitar gumuk, akhirnya dibuatlah semacam tempat yang menarik untuk melihat sunrise, antara lain gubug sebagai tempat duduk melepas lelah dan berteduh juga rumah pohon yang dibangun secara mendadak ( waktu itu rencananya ada kunjungan dari wartawan2 ). Fasilitas ditempat ini bisa dibilang lumayan, kamar mandi / toilet sudah disediakan, ada juga warung di parkiran yang bisa pesan mie instant maupun minuman ( malam tahun baru saya kesini dan pesan 3 gelas kopi hitam, pas mau pulang dan saya bayar berapa, penjualnya bilang nggih pinten kemawon mas …hehehehe ) eh pas siang kesana jual lotek juga …ada rencana disalah satu gubug diberi colokan listrik untuk ngecas HP ..hmmm ide sederhana tapi besar manfaatnya ya..Dari cerita dengan bapak – bapak yang menemani saya di malam pergantian tahun itu ada cerita seperti legenda ( sayang sekali rekaman di hp hilang musnah tanpa jejak ) ..juga ada air terjun Penjalin dengan tinggi sekitaran 60 m, tapi jalannya masih setapak dan perlu penunjuk jalan kalo mau kesana, juga airnya kering kalo di musin kemarau …Yang menarik dari tempat ini adalah kita bisa sampai lokasi dengan menggunakan sepeda motor ..asyik kan nggak perlu capek mendaki ..jalan relatih bagus , ada yang aspal maupun semen dengan beberapa tanjakan yang lumayan tinggi tapi masih tetap aman dilalui…. Saya sempat ngobrol banyak dengan Pak Tijab yang ternyata ketua kelompok wisata ini dan beliau mempunyai sanggar seni ynag bisa dikunjungi…Kenapa Pak Tijab ini tertarik untuk membuat lokasi ini menjadi tempat menarik dan dikelola warga sendiri ? ternyata oh ternyata deretan bukit di sekitaran Borobudur ini menjadi incaran investor untuk dijadikan hotel resort, beberapa warga sudah ditawari untuk menjual tanahnya ( kalo nggak salah per m persegi Rp 500.000,- bisa lebih ) ..nah menurut Pak Tijab ini lebih baik tanahnya dikelola warga sendiri..eh saya jadi ingat perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode BUVA ini sudah punya tanah lho di salah satu bukit dan mau mendirikan villa dengan brand ALILA ..nah mumpung bukit – bukit ini masih gampang didatangi, nggak ada salahnya kalian bisa jalan – jalan kesini.

gupakan kendil 6

gupakan kendil 4

6. Punthuk Sukmojoyo

sukmojoyo6

suk3

 

suk16

sukmojoyo

suk18

suk9

sukmojoyo1

 

sukmojoyo5

sukmojoyo8

suk12

baiklah semoga foto foto ini bisa membuat kalian semua mengunjungi tempat tempat itu dan melihat keindahan sunrise dari perbukitan menoreh kawasan Borobudur

 

(mohon maaf bila salah menuliskan sumber tulisan)

 

 

 

WordPress.com.

Atas ↑