#PantaiDepok

IMG_0266

Jogja, 16 Januari 2016

Untuk kesekian kalinya liburan lagi ke pantai depok Bantul Yogyakarta, tidak bosan bosan karena bagi orang yang tinggal jauh dari pantai, bermain air di laut sangat menyenangkan apalagi mendengarkan deburan ombak bisa merefresh pikiran kita

depok depan bis 160116

siap siap otewe 100%

 

IMG_0324

 

IMG_0018
pantai depok kami datang
IMG_0026
ibu ibu tendik menikmati teh panas, pengobat penat
IMG_0016
fotografer sewaan, pak darsono dan pak ketua rombongan Bus A
IMG_0014
mbak dwi dan mbak ika langsung belanja oleh oleh buat yang di rumah
IMG_0020
mumpung ada perahu, senderan dulu dah

 

depok2
artis ibu kota ………………(kota mungkid)

 

IMG_0023
berteduh di bawah pohon (panis banget)

 

IMG_0039
welcome drink
IMG_0015
beli rujak biar seger
IMG_0021
keluarga kecil bahagia ( pissssss pak darsono)
IMG_0197
bernyanyi bersama pak Kepala Dinas
IMG_0075
pak kabid tendik dan bu Kuntjorowati berduet
IMG_0118
berjoget bersama
IMG_0127
bapak ibu pengawas berdendang
IMG_0284
rame rame

IMG_0158

IMG_0031

IMG_0063

IMG_0151

IMG_0160

IMG_0152

IMG_0201
capek bernyanyi dan berjoget lanjut makan siang
IMG_0204
pak Sugeng (Sugeng Dhahar)

IMG_0205

IMG_0211
yang merah siapa namanya
IMG_0212
mas Eko ojo akeh akeh mas

IMG_0208

IMG_0213

IMG_0209

IMG_0221

 

IMG_0219

IMG_0215

IMG_0086

 

IMG_0223
kok lauk doang bu Nanik, nasinya nambah dong
IMG_0226
hayo pak huda, habiskan semua kalo bisa
IMG_0217
monggo di dhahar pak

IMG_0133

Setelah acara menyanyi dan makan makan selesai, akhirnya Pak wal tertidurr pulas

IMG_0252
nikmatnya

IMG_0134

IMG_0260

IMG_0135

IMG_0078

IMG_0210
mas jono merem melek, semilir kena angin laut

IMG_0230

Setelah agak sore, saanya bermain main di pinggir pantai, bermain bersama ombak

IMG_0138

IMG_0271

IMG_0258

IMG_0290

IMG_0265

 

IMG_0097

IMG_0100

IMG_0176

IMG_0143

IMG_0140

IMG_0146

IMG_0145

 

IMG_0095

IMG_0274

Setelah  puas, akhirnya kita siap siap meninggalkan pantai depok

IMG_0305

 

IMG_0300

 

 

IMG_0303

IMG_0308

IMG_0306

IMG_0299

IMG_0316

IMG_0309

IMG_0312

IMG_0322

Perjalanan kami akhiri dengan mampir di Kerajinan kulit manding

IMG_0333

IMG_0330

IMG_0331

IMG_0336

depok 160116

sampai jumpa lagi pantai depok Bantul Yogyakarta

Iklan

#Jogjabay

“Keberhasilan ditentukan oleh 99 % perbuatan dan hanya 1 % pemikiran” (Albert Enstein)

“Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh” (Confusius)

 

Apa kabar semua
Jogja, 08 Januari 2016
Mengawali tahun twenty sixteen jalan jalanlah kita sambil berenang yang katanya wahana permainan air terbesar se XXX, dan hari jumat kemarin sampailah kami di kolam renang dengan segala permainan nya yang menantang
IMG_20160108_091252
soto pak musthofa (@13.000 per porsi)
sebelum berenang kita mampir sarapan dulu di warung soto daerah terminal jombor, setelah perut terisi kami meluncur ke Jogja Bay di daerah Maguwo Sleman Yogyakarta, setelah 15 menit sampailah kita di lokasi.
Taman wisata waterpark Jogja Bay seluas 7,7 hektar ini lokasinya persis ada di sebelah utara Stadion Maguwoharjo. Jadi sangat mudah menemukan lokasi dari Jogja Bay. Selain itu, untuk memanjakan para pengunjungnya, pihak pengelola setidaknya sudah menyiapkan 19 wahana air yang siap menghibur siapa saja dengan berbagai pengalaman bermain air yang seru.
Suasananya terasa panas karena tergolong tempat wisata baru, parkiran dan disekitar kolam renang pohon pohonnya masih pendek pendek, membuat suasana tambah hot, tapi kalo sudah nyebur ke kolam arus, wus wus badan terasa seger banget, sambil naik Ban, kita bisa mengikuti arus yg mengalir deras keliling kolam, setelah puas kita bisa pindah ke SOUTH BEACH atau pantai selatan buatan yang setiap berapa menit sekali akan ada ombak besar tsunami buatan
bay6
bagian depan Jogja Bay
bay7
tampak dari atas (sumber Google search)

IMG_20160108_102504

 

Sampai di parkiran kita sudah disambut suttle jemputan, kereta berbentuk kapal

disediakan pula halte yang cukup besar, agar kita tidak kepanasan selama menunggu jemputan

bay2

IMG_20160108_104957

IMG_20160108_113927

IMG_20160108_105956
didalam nggak boleh bawa makanan dari luar, jadiiiiii siap siap merogoh kocek lebih dalam, atau kalo mau gratis minum air kolam aja, tapi awasss bau kaporit
IMG_20160108_114247
pintu keluar (exit)

 

 

 

 

#malioboro

Pulang ke kotamu, Ada setangkup haru dalam rindu, Masih seperti dulu, Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna, Terhanyut aku akan nostalgi, Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama, Suasana Jogja 
Itulah sepenggal lirik lagu Kla project, yang menggambarkan suasana kota jogja yang selalu bikin rindu akan suasananya, terutama jalan malioboro, yang merupakan jantung utama kota gudeg ini
apa kabar semuanya
Jogja, Sabtu 26 Desember 2015

Liburan akhir tahun 2015 kali ini saya ini habiskan dengan jalan jalan di dalam kota saja, kami sekeluarga memutuskan untuk naik andong/kereta kuda saja, karena memang belum pernah dan kalo jalan kaki pasti capek banget, jalan malioboro kan panjang banget

 

andong1

naik andong menyusuri jalan malioboro

 

Rute kami naik andong adalah
Start di depan pasar Bringharjo – Titik Nol-Perempatan BNI Bank Indonesia – Alun-Alun Utara – Masjid Agung-Keraton Yogyakarta – Toko Kaos Dagadu-Bakpia 25 – Balik lagi ke pasar Beringharjo
andong3
ditemani teman kampus dan teman kost jaman kuliah di UNY 2001 (mas endi yang sekarang bekerja di kota apel malang)
Dengan 100ribu (kalo nggak musim liburan-bisa lebih murah lagi) kita sudah puas keliling jalan Malioboro, bisa melihat keramaian malioboro sekalian bisa mampir beli kaos Dagadu dan Ngicip ngicip Bakpia dari dapurnya-jangan lupa beli bakpia ya, yang rasa keju rasanya yummy banget-cukup dengan 40ribu aja

dagadu4

mampir beli kaos dagadu

naik andong kami akhiri dengan membeli oleh oleh berupa bakpia, setelah agak siang, kami memutuskan beristirahat di dalam museum benteng Vredeburg sambil melihat lihat DIORAMA Sejarah, hanya dengan tiket Rp. 2000,- murah bingit kan, kita bisa beristirahat didalam benteng peninggalan Penjajah

vredeburg4

cukup dengan 2ribu rupiah kita bisa masuk ke benteng vredeburg

 

vredeburg.jpg1
bagian halaman benteng vredeburg
vredeburg
lorong masuk diorama 3
vredeburg11
di dalam benteng ada miniatur Tugu Jogja, nggak perlu repot poto di tugu yang asli, bahaya banget, karena dipinggir jalan
vre3
poto didalam museum vredeburg (itu adalah poto Fatmawati penjahit bendera sang saka merah putih)
vre2
salah satu mesin cetak jaman dahulu
vredeburg3
suasana di dalam diorama 2 museum  benteng vredeburg

dagadu3

helooo semua, jangan lupa kalo ke jogja naik andong ya, keliling jalan malioboro yang happening banget

#Sunrise Borobudur

Tempat tempat yang bisa dikunjungi di Kawasan Borobudur

  1. Candi Borobudur
  2. Punthuk Setumbu
  3. Gereja Ayam
  4. Purwosari Hill
  5. Gupakan Kendil
  6. Puntuk Sukmojoyo
  7. dll

Kawasan Borobudur saat ini sedang banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang menyaksikan pergantian tahun 2015 ke 2016 menurut berita KOMPAS.com – Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah bertabur ribuan lampion cantik pada malam pergantian tahun baru 2015 ke 2016. Pengelola PT Taman Wisata Candi Borobudur dan masyarakat sekitarnya telah menyiapkan 2.016 buah lampion yang diterbangkan tepat pada jarum jam menunjukkan pukul 00.00, 1 Januari 2016. Direktur Pemasaran dan Kerja Sama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Sahala Parlindungan Siahaan, menjelaskan bahwa dari 2.016 buah lampion, 1.600 buah di antaranya diterbangkan di Taman Lumbhini komplek Taman Wisata Candi Borobudur.”Sedangkan sisanya diterbangkan oleh masyarakat yang tinggal di 20 Desa di sekitar cagar budaya dunia itu,” ujar Ricky.
KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL Detik-detik pergantian tahun dari 2015 ke 2016 di komplek Candi Borobudur yang dimeriahkan dengan pelepasan 2016 lampion ke udara dalam event Borobudur Nite 2015. Ricky menjelaskan, penerbangan lampion merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan karena telah melewati tahun 2015 yang penuh tantangan dan berkah. Lampion juga menjadi simbol pengharapan agar 2016 mendatang juga dapat dijalani dengan penuh dengan keberkahan.
Di sisi lain, penerbangan lampion di Candi Borobudur menjadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan, khususnya wisatawan domestik. Dalam acara bertajuk “Borobudur Nite 2015, Music, Latern & Pray” itu juga dilakukan doa bersama lintas agama yang juga dimeriahkan dengan beragam kesenian tradisional maupun kontemporer.
Kepala Departemen Pemasaran PT TWC, Prambanan dan Ratu Boko, Emilia Eny Utari menjelaskan bahwa dari penjualan tiket masuk banyak yang memesan dari Jakarta, Lampung, Sumatera dan Jawa Tengah, serta beberapa turis asing.

KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL Wisatawan bersiap melepas lampion saat malam pergantian tahun dari 2015 ke 2016 pada event Borobudur Nite 2015 di Candi Borobudur. Sebanyak 2016 lampion diterbangkan ke langit Magelang.

itulah kemeriahan malam pergantian tahun 2015 ke 2016 di kawasan Borobudur
Selain melihat lampion pada malam malam tertentu (Pada Perganian Tahun dan Waisak), yang saat ini manarik wisatawan adalah melihat #SUNRISE dari Bukit bukit yang dikelola warga setempat, saat ini ada Puluhan tempat yang dibangun swadaya dari masyarakat, dengan membangun bale bale dengan tiket masuk seikhlasnya
Baiklah ini beberapa tempat yang sangat indah untuk melihat Sunrise di Borobudur
1. Sunrise dari atas Candi Borobudur
(untuk melihat sunrise diatas candi kita harus siap siap merogoh kocek yang agak dalam, tiket dapat diperoleh di hotel manohara seharga 200ribu s.d 300ribu
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Merapi dengan latar depan patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/4/2011). Wisatawan yang ingin melihat pemadangan matahari terbit harus ada di candi pukul 04.30. Wisatawan lokal dikenakan biaya Rp 220.000, wisatawan asing lebih mahal lagi.
Bos Fb Mark Zuckerberg pun pernah berkunjung ke Candi Borobudur melihat sunrise (sumber : Google search)
zuck-borobudur1
zuckerberg3
2. Puntuk Setumbu
DSCN0317.JPG

Puluhan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, menyaksikan matahari terbit dari Bukit “Punthuk Setumbu” sekitar 3 kilometer barat Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Matahari terbit yang terlihat dari tempat dengan ketinggian sekitar 1.300 meter dari permukaan air laut dengan pemandangan alam kawasan Candi Borobudur yang dikelilingi kabut itu terjadi mulai sekitar pukul 05.25 WIB.

Siluet karena matahari yang mulai terbit itu disaksikan mereka dari “Punthuk Setumbu” selama sekitar 30 menit. Posisi matahari terbit pada hari itu, di kanan atau selatan Candi Borobudur.

Bukit “Punthuk Setumbu” di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, sejak beberapa tahun terakhir dikembangkan oleh masyarakat kawasan Candi Borobudur sebagai lokasi pariwisata.

Dari lokasi parkir kendaraan wisata hingga puncak Bukit “Punthuk Setumbu” sejauh sekitar 425 meter. Setiap wisatawan dikenai tarif menuju tempat itu Rp15 ribu. Pihak pengelola kepariwisataan setempat memberikan layanan minuman kopi dan teh hangat kepada pengunjung.

DSCN0293.JPG

 

(suasana setelah sunrise, di bukit puntuk setumbu)

setumbu1

setumbu4

 

Setelah selesai memotret sunrise di Bukit Punthuk Setumbu, kami  kemudian menyusuri jalan setapak ke arah Menoreh. Puncak menara “Gereja Ayam” yang terlihat dari Punthuk Setumbu menjadi patokan.

Perjalanan sekitar 20 menit di antara pepohonan yang rindang dengan variasi trekking menurun dan mendaki menjadikan perjalanan pagi itu terasa menyehatkan. Bangunan “Gereja Ayam” berdiri di area yang sangat strategis di salah satu punggung Bukit Menoreh.
3. Gereja Ayam

IMG_20151218_081912.jpg

(koleksi Foto Pribadi_Bersama adik ipar)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Rasa penasaran terhadap sebuah bangunan misterius di Desa Gombong, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, membawa sejumlah wisatawan menyusuri jalan setapak ke Bukit Menoreh.

KompasTravel termasuk yang ingin menuntaskan rasa penasaran sejak bangunan yang tak selesai itu ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan dipublikasikan di sebuah media internasional terkemuka.

Orang-orang menyebut bangunan itu dengan sebutan “Gereja Ayam” karena desain bangunannya mirip seekor ayam lengkap dengan ekor dan kepalanya. Padahal, menurut cerita pembuatnya, bangunan itu justru meniru bentuk seekor burung merpati.

Jika dilihat dari udara, bangunan itu menyerupai burung raksasa yang sedang berada di tengah hutan. Di sekitarnya masih terdapat pepohonan yang rindang dan belukar yang cukup banyak sehingga membuat udara pagi itu terasa sejuk.

Saat tiba di “Gereja Ayam”, puluhan wisatawan telah lebih dulu tiba. Semuanya ingin menuntaskan rasa penasaran mereka.

“Ini sebenarnya merupakan rumah doa bagi siapa saja,” ujar Yono (60), yang bertugas menjaga pintu masuk ke dalam bangunan, pagi itu.

IMG_20151218_074958

(nampak di belakang gereja ayam adalah “Punthuk Purwosari”)

IMG_20151218_075004

(sebelah kiri adalah punthuk setumu)

IMG_20151218_074827

 

IMG_20151218_081138

IMG_20151218_081723

IMG_20151218_081046IMG_20151218_080505
(jangan takut kehausan atau kelaparan karena ada yang jualan didalam gedung)
IMG_20151218_080110
(berfoto di bagian paruh burung)
IMG_20151218_075533
4. Purwosari Hill
     terletak dibelakang gereja ayam, agak naik sedikit
purwosari hill2
purwosari hill1
(jalannya menanjak dan cukup terjal, cocok untuk olahraga pagi hari)
purwosari hill
5. Gupakan Kendil
     (sumber : FB mas Yoga Kurnianto)

Yoga Kurnianto menambahkan 19 foto baru ke album Gupakan Kendil Terletak di Desa Wisata Giritengah Borobudur, tempat menarik ini relative masih baru karena baru dikelola sekitar bulan Juli (pertengahan puasa) tahun 2015. Awalnya tanah milik penduduk sekitar ini oleh salah satu warganya yaitu Bapak Tijab diusulkan menjadi salah satu spot untuk menikmati sunrise seperti bukit sekitarnya , antara lain Puncak Sukmojoyo, Pos Mati juga Punthuk Mongkrong. Bersama dengan warga pemilik tanah sekitar gumuk, akhirnya dibuatlah semacam tempat yang menarik untuk melihat sunrise, antara lain gubug sebagai tempat duduk melepas lelah dan berteduh juga rumah pohon yang dibangun secara mendadak ( waktu itu rencananya ada kunjungan dari wartawan2 ). Fasilitas ditempat ini bisa dibilang lumayan, kamar mandi / toilet sudah disediakan, ada juga warung di parkiran yang bisa pesan mie instant maupun minuman ( malam tahun baru saya kesini dan pesan 3 gelas kopi hitam, pas mau pulang dan saya bayar berapa, penjualnya bilang nggih pinten kemawon mas …hehehehe ) eh pas siang kesana jual lotek juga …ada rencana disalah satu gubug diberi colokan listrik untuk ngecas HP ..hmmm ide sederhana tapi besar manfaatnya ya..Dari cerita dengan bapak – bapak yang menemani saya di malam pergantian tahun itu ada cerita seperti legenda ( sayang sekali rekaman di hp hilang musnah tanpa jejak ) ..juga ada air terjun Penjalin dengan tinggi sekitaran 60 m, tapi jalannya masih setapak dan perlu penunjuk jalan kalo mau kesana, juga airnya kering kalo di musin kemarau …Yang menarik dari tempat ini adalah kita bisa sampai lokasi dengan menggunakan sepeda motor ..asyik kan nggak perlu capek mendaki ..jalan relatih bagus , ada yang aspal maupun semen dengan beberapa tanjakan yang lumayan tinggi tapi masih tetap aman dilalui…. Saya sempat ngobrol banyak dengan Pak Tijab yang ternyata ketua kelompok wisata ini dan beliau mempunyai sanggar seni ynag bisa dikunjungi…Kenapa Pak Tijab ini tertarik untuk membuat lokasi ini menjadi tempat menarik dan dikelola warga sendiri ? ternyata oh ternyata deretan bukit di sekitaran Borobudur ini menjadi incaran investor untuk dijadikan hotel resort, beberapa warga sudah ditawari untuk menjual tanahnya ( kalo nggak salah per m persegi Rp 500.000,- bisa lebih ) ..nah menurut Pak Tijab ini lebih baik tanahnya dikelola warga sendiri..eh saya jadi ingat perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode BUVA ini sudah punya tanah lho di salah satu bukit dan mau mendirikan villa dengan brand ALILA ..nah mumpung bukit – bukit ini masih gampang didatangi, nggak ada salahnya kalian bisa jalan – jalan kesini.

gupakan kendil 6

gupakan kendil 4

6. Punthuk Sukmojoyo

sukmojoyo6

suk3

 

suk16

sukmojoyo

suk18

suk9

sukmojoyo1

 

sukmojoyo5

sukmojoyo8

suk12

baiklah semoga foto foto ini bisa membuat kalian semua mengunjungi tempat tempat itu dan melihat keindahan sunrise dari perbukitan menoreh kawasan Borobudur

 

(mohon maaf bila salah menuliskan sumber tulisan)

 

 

 

#menjajal BUS di Singapura

Seperi apa ya angkuan umum di Negara yang terkenal tertib dan teratur ini, dan seperti inilah selfie dengan BUS Singapura

bis singapura(Koleksi Foto Pribadi_waktu itu udah pukul 21.00 Bus Terakhir 23.00)

begitu sampai di #ChangiAirport pukul 21.00 localtime Kami Berempat (aku, Mas Edy, mbak Silvi dan Mas Tommy-pemandu kami selama di Singapura) langsung menuju Loket MRT untuk membeli kartu Ez-Link (yang nanti tinggal ditempel aja ketika naik Bus atau MRT -kereta cepat di Singapura

BenQ Corporation
(begitu masuk, kita tinggal nempelin aja kartu Ez-Link di dekat pintu masuk)

jangan lupa nanti ketika turun dari Bus juga harus ditempel lagi, otomatis saldo kita berkurang sekitar USD 1 s.d 2 dolar singapura (waktu itu 1 USD = Rp. 9.200)

Naik Bus lebih mahal dibandingkan Naik Kereta Cepat atau MRT, ketika perjalanan pertama kami dari Changi Airport menuju Apartemen mas Tommy Di daerah Serangoon, kami harus berganti BUS sampai 2 kali, dan setelah melewati puluhan halte, selama perjalanan di BUS pun kita sambil belajar cara naik serta  membaca peta agar besok tidak tersesat, karena besok pagi mas Tommy harus kerja dan tidak bisa menjadi pemandu

DSC00384

(suasana di dalam Bus Ketika Agak Lenggang)

akhirnya perjalan pertama naik Bus di Singapura pun sukses dan lancar, ternyata sangat mudah banget mempelajarinya

BenQ Corporation
(Salah satu Halte di Singapore Zoo)

(halte nya lapang dan tidak ramai-karena mungkin jumlah armada Busnya banyak, sehingga halte nya sepi) nyaman banget kan

BenQ Corporation
(kalo ini pas pagi hari, semua pengen sampai ke tempat kerja, agak ramai)

   (suasana di dalam Bus)

suasa jalanan singapura yang lengang dan dijamin lancar kalo mau kemana mana

Sekian dulu tulisan tentang Pengalaman naik #BUS Singapura

Selamat mencoba bagi yang ingin berkunjung ke Singapura

WordPress.com.

Atas ↑